Pelanggan adalah asset bagi perusahaan kita (tergantung badan usaha yang kita jalani) semua tahu itu. Berikut adalah 5 strategi untuk menjadikan pelanggan loyal terhadap barang yg kita jual :
1) Gunakan kata-kata yang kesan memuji pelanggan.
Karena di tinjau dari segi psikologis, bahwa orang itu sebenarnya senang di puji. Contoh jika kita berjualan pakaian dan melihat pelanggan yang sedang memilih pakaian, cobalah katakan bahwa “pakaian yang anda pilih itu cocok untuk kulit anda yang putih”. Tapi jangan pujian yang berlebihan dan malah menyinggung pelanggan.
2) Gunakan Julukan/nama panggilan yang sesuai untuk pelanggan.
Kalo bisa langsung sebut nama pelanggan untuk yang sebaya. Tetapi sebelumnya anda harus tahu dulu nama pelanggan anda tersebut. Misalnya : “Jika Agus memilih menu ini, Agus akan mendapat bonus langsung…”. Jika umurnya lebih tua dari anda, maka pakailah kata sapaan yang biasa di ucapkan.
3) Ajak ngobrol pelanggan tentang masalah yang ringan.
Ini semua di lakukan untuk menciptakan suasana yang akrab antara pedagang dan pembeli. Selagi melayani pelanggan, coba lah untuk menanyakan : “memang ibu rumahnya di mana?…”
4) Biarkan pelanggan merasa senang saat menawar harga.
Ini yang sering di lupakan oleh para pedagang, sering saya bertemu dengan pedagang yang barang dagangannya susah untuk di tawar. Sehingga kesanya pedagang yang pelit. Sampai-sampai pelanggan tidak jadi membeli barang dagangannya.
Padahal jika dipikir-pikir apa susahnya menaikan harga untuk nantinya akan di turunkan saat terjadi tawar menawar harga dengan pelanggan. Saya sendiri merasakan ada kepuasan batin saat saya berhasil menawar barang yang akan saya beli, walaupun sebenarnya barang tersebut harganya di rasakan masih cukup mahal.
Perlu di perhatikan oleh para pedagang saat melakukan tawar menawar harga, lakukanlah penawaran paling banyak 3 kali. Maksudnya jika pembeli/pelanggan menawar dengan harga pertama, kita sebagai pedagang masih mempertahankannya dengan menurunkan harga. Sampai maksimal harga yang ke 3 yang di ajukan oleh pembeli. Kita harus segera di putuskan untuk melepaskan barang tersebut dengan harga yang kita masih dapat keuntungan darinya. Mengapa demikian, ingat prinsip bahwa “biarkan pelanggan merasa senang saat menawar harga”.
Yang perlu di hindari saat melakukan penawaran harga adalah jangan baru melakukan penawaran ke 1, pedagang sudah melepas barang tersebut. Karena yang saya rasakan sendiri saat menawar harga, baru satu kali saya menawar, barang tersebut langsung di jual. Saya sebagai pembeli sebenarnya merasa sedikit “ditipu”. Saya berfikir kenapa saya tadi tidak menawar dengan harga paling murah saja, kalo baru satu kali di tawar sudah di jual.
5) Beri hadiah/bonus kepada pelanggan.
Hari gini siapa sich yang gak suka bonus, hadiah, atau apapun itu yang sifatnya gratisan dalam arti positif. Pada dasarnya kita senang akan sesuatu yang di beri oleh orang lain secara gratisan. Seperti “buy one get one”. Walaupun kita sebagai pelanggan sadar bahwa sebenarnya barang hadiah tersebut bukanlah Cuma-Cuma. Melainkan kita sendiri yang membelinya. Bedanya hadiah tersebut tidak secara langsung kita beli, melainkan dengan kita membeli barang lain dengan harga yang lebih mahal.
Itulah 5 strategi yang bisa kita lakukan bagaimana mencari calon pelanggan, mempertahankan loyalitas pelanggan, sekaligus menambah pelanggan. Ke 5 strategi di atas tidak mutlak untuk benar untuk di lakukan.
Meningkatkan Pelayanan kepada Pelanggan :
A. Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan
Cara 1. Mudah dihubungi
Jangan tutup (kantor/took/dll) jika anda seharusnya buka
Cara 3. Cepat angkat telepon yang masuk
Cara 4. Tangani antrean dengan baik
Cara 5. Jangan membuat mereka menunggu-jelaskan keterlambatan yang terjadi
Cara 6. Biarkan pelanggan melakukan sesuatu sesuai dengan cara mereka
Cara 7. Mengenal produk anda
Cara 8. Jangan sampai kehabisan slot
Cara 9. Barang yang dikirim sesuai dengan barang yang dipesan
Cara 10. Harus tetap waspada setelah transaksi didapat
Cara 11. Mempermudah cara pembayaran
Cara 12. Jangan membebani pelanggan dengan tagihan yang tidak perlu
Cara 13. Mengirim pesanan tepat waktu
Cara 14. Tawarkan garansi yang bermanfaat
Cara 15. Harus cepat dalam membayar pengganti kerugian (refund)
Cara 16. Berikan hadiah karena dia melakukan transaksi dengan anda
B. Tingkatkan Kualitas Anda
Cara 17. Menghasilkan produk yang bermutu
Cara 18. Pastikan produk anda dapat bekerja dengan baik pada saat dicoba untuk
pertama kalinya
Cara 19. Selalu memberikan sesuatu yang lebih dari pada yang diharapkan
Cara 20. Selalu mencari perbaikan
Cara 21. Jangan pernah mengatakan kepada diri sendiri bahwa anda tidak dapat
berbuat apa-apa lagi
Cara 22. Jangan pernah mau menerima pendapat seperti “Sudah cukup baik dengan
pertimbangan..”
Cara 23. Selalu ingat hal-hal yang mendasar, hindari perbaikan yang sepele
Cara 24. Jangan melakukan hal-hal yang sepele untuk menutupi kekurangan
Cara 25. Pastikan bahwa tidak ada kesempatan untuk sesuatu yang perlu dimaafkan
Cara 26. Menghargai produk sendiri
Cara 27. Harus khawatir bila karyawan anda tidak berminat terhadap produk anda
C. Pertahankan Hubungan Dengan Pelanggan Anda
Cara 28. Merespons hasil penyelidikan iklan, dengan cepat
Cara 29. Dengarkan pelanggan anda
Cara 30. Siap membantu setiap kesempatan
Cara 31. Beri kesempatan pelanggan untuk mengeluh
Cara 32. Merespons keluhan
Cara 33. Menganalisis keluhan
Cara 34. Menghormati pelanggan yang ada
Cara 35. Perlakukan pelanggan anda sebagai duta terbaik
Cara 36. Jangan berasumsi bahwa keramahan saja sudah cukup
Cara 37. Mendorong pelanggan agar tetap setia
Cara 38. Buat pelanggan anda merasa diperhatikan
Cara 39. Jangan terlalu yakin dengan hubungan antara anda dan relasi
Cara 40. Bersikap relevan terhadap pelanggan
Cara 41. Jika anda kehilangan seorang pelanggan, selidiki kenapa hal tersebut
terjadi
Cara 42. Perlakukan sebagai sahabat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar